Thursday, 7 March 2013

    Patah Hati Membuatmu Bijaksana!

    Ketika kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan istimewa dengan seseorang dengan alasan yang membuatmu yakin bahwa dia akan kembali padamu tetapi pada kenyataannya dia menjalin hubungan baru dengan seorang lain, jangan kecewa!
    Disini waktu yang tepat untuk menunjukkan peran si 'komitmen'.
    Tidak perlu mencari seorang lain untuk menunjukkan bahwa skor kalian satu sama.
    Sebenarnya dia sudah kalah jauh dibawahmu.
    Tunjukan bahwa kamu seorang istimewa yang berharga! 
    Terkadang, melalui hal yang menyakitkanlah kamu diproses menjadi dewasa!

    Kamu!

    Percaya dirimu tidak ditentukan oleh orang-orang di sekitarmu.
    Bukan juga oleh perlakuan mereka yang ditujukan padamu.
    Kamu, percaya diri karena memang selayaknya kamu melakukan itu.
    Tuhan menciptakanmu istimewa, berharga.
    Tidak ada satu alasan yang tepat untuk membuatmu rendah diri.
    Setiap orang memiliki kesalahan, tidak sempurna.
    Tergantung respons, dan cara memperbaikinya.
    Setiap orang punya masalah, sesuai porsinya.
    Percaya bahwa Tuhan benar-benar mengetahui setiap detail dalam dirimu, memampukan kamu melewati setiap proses, membentuk pribadimu menjadi tangguh.

    Mungkin, kamu bisa hidup damai dengan sesamamu.
    Tapi, apa kamu sudah berdamai dengan diri sendiri dan menerima seluruh hidupmu dengan ucapan syukur? Tidak ada tempat lagi bagi sungut-sungut!

    Sederhana

    Bukan sekedar memberi solusi dan menjadi motivator untuk membuktikan bahwa kamu teman yang baik.
    Terkadang, duduk bersama, menyediakan telinga yang mau mendengar, dan sedikit anggukan sebagai respons, cukup memberi kelegaan bagi seorang yang membutuhkan bahumu untuk menyandarkan kepalanya.
    Berbagi denganmu membuatnya merasa tidak sendiri lagi.
    Kehadiranmu di dekatnya memberi dia semangat untuk bangkit.
    Bukan suatu masalah jika kamu tidak mampu memberinya solusi, bersama-sama datang ke hadirat Tuhan dalam doa terasa lebih berarti dibanding jalan keluar yang ditawarkan oleh pertimbangan logika.
    Sebab satu, dua orang berkumpul dan bersehati, Allah hadir dan memberi jalan keluar yang pasti dan tepat!
    Bersyukurlah jika temanmu hanya hadir dalam keadaan bermasalah, itu tandanya dia menemukan sukacita yang Allah percayakan ada dalam dirimu.
    Banyak ahli yang mengartikan apa itu seorang teman.
    Percayalah, teman adalah seorang yang mau menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara yang mau mendidikmu dengan tongkat untuk kebaikan.
    Hanya kasih Allah yang memampukanmu mengasihi setiap mereka, kekuatanNya menyanggupkanmu untuk bertindak layaknya seorang saudara yang benar.